Kaidah Fikih Mazhab Hanbali: Implementasinya dalam Bidang Ekonomi, Politik, Sosial, Hukum, dan Budaya

Authors

  • Eka Wahyu Hestya Budianto Author

Keywords:

Fikih, Mazhab, Hanbali, Ekonomi, Politik, Sosial, Hukum, Budaya

Abstract

Di antara anugerah terbesar yang diwariskan beliau kepada umatnya adalah ilmu fikih, yang di dalamnya terhimpun hukum-hukum praktis yang mengatur kehidupan. Namun, di balik detail dan percabangan hukum yang tampak rumit, para ulama ushul dan fuqaha telah merumuskan kaidah-kaidah universal yang menjadi kunci untuk memahami dan mengembangkan hukum secara dinamis. Buku yang ada di tangan pembaca ini menyajikan 61 kaidah fikih pilihan yang mencakup persoalan-persoalan mendasar, mulai dari metodologi istinbat, prinsip akad dan syarat, tanggung jawab hukum, hingga berbagai persoalan kontemporer.
Buku ini dibuka dengan kaidah yang sangat masyhur dan menjadi fondasi penting dalam memilah antara ibadah dan adat kebiasaan: “Asal hukum ibadah adalah terlarang (harus ada dalil), sedangkan asal hukum adat/kebiasaan adalah boleh (sampai ada dalil yang melarang)” (الأصل في العبادات الحظر، وفي العادات الإباحة). Kaidah ini mengajarkan bahwa dalam urusan ritual, seseorang tidak boleh membuat tata cara baru tanpa tuntunan dari al-Qur’an dan Sunnah. Sebaliknya, dalam urusan duniawi yang bersifat muamalah dan adat, pada dasarnya segala sesuatu diperbolehkan kecuali ada larangan yang jelas dari syariat. Prinsip ini memberikan ruang gerak yang luas bagi perkembangan peradaban, inovasi ekonomi, dan teknologi modern, selama tidak melanggar ketentuan haram.
Selanjutnya, pembaca akan menemukan kaidah-kaidah tentang keseimbangan antara maslahat dan mafsadat. “Jika maslahat (manfaat) dan mafsadat (kerusakan) bertentangan, didahulukan yang lebih kuat (dominan)” (إذا تعارضت المصلحة والمفسدة قدم أرجحهما). Dan kaidah yang hampir senada: “Ketika terjadi konflik (tazahum), didahulukan yang lebih baik di antara dua kebaikan, dan dicegah yang lebih buruk di antara dua keburukan” (يقدم عند التزاحم خير الخيرين، ويدفع شر الشرين). Kaidah-kaidah ini menjadi instrumen penting dalam menetapkan hukum ketika terjadi pertentangan antara dua kepentingan atau dua bahaya. Islam mengajarkan pemikiran proporsional, rasional, dan berpihak pada kemaslahatan yang lebih besar.
Dalam ranah akad dan muamalah, buku ini menyajikan kaidah-kaidah yang memberikan kepastian dan fleksibilitas sekaligus. “Asal hukum dalam akad dan syarat adalah boleh dan sah” (الأصل في العقود والشروط الجواز والصحة). Ini berarti setiap bentuk kontrak dan persyaratan dianggap sah selama tidak bertentangan dengan nash. Bahkan ditegaskan: “Asas dalam akad adalah kerelaan kedua belah pihak, dan yang mewajibkannya adalah apa yang mereka wajibkan atas diri mereka sendiri melalui akad tersebut” (الأصل في العقود رضا المتعاقدين، وموجبها ما أوجباه على أنفسهما بالتعاقد). Prinsip ini mengukuhkan kebebasan berkontrak dalam Islam, yang hanya dibatasi oleh larangan riba, gharar, dan kemudaratan. Juga kaidah: “Asalnya, akad itu dianggap sah” (الأصل حمل العقود على الصحة), sehingga hakim tidak boleh terburu-buru membatalkan suatu perjanjian kecuali setelah terbukti jelas cacatnya.
Buku ini juga memuat kaidah tentang tanggung jawab dan ganti rugi. “Barangsiapa merusak sesuatu untuk menolak bahaya yang mengancam dirinya, maka ia tidak menanggung (denda). Tetapi jika ia merusaknya untuk menolak bahaya yang mengancam dari benda itu, maka ia menanggung (denda)” (من أتلف شيئا لدفع أذاه له لم يضمنه، وإن أتلفه لدفع أذاه به ضمنه). Kaidah ini sangat halus membedakan antara mempertahankan diri dari bahaya eksternal (yang dibenarkan) dan merusak benda karena benda itu sendiri yang membahayakan (wajib ganti rugi). Juga kaidah: “Setiap akad yang mewajibkan ganti rugi (dhaman) dalam keadaan sah, maka juga mewajibkan ganti rugi dalam keadaan fasid (rusak), dan sebaliknya” (كل عقد يجب الضمان في صحيحه يجب الضمان في فاسده). Ini menunjukkan bahwa tanggung jawab atas keutuhan objek akad tetap ada meskipun akadnya rusak, demi mencegah penyelewengan.
Tidak ketinggalan, buku ini membahas persoalan-persoalan spesifik yang sering menjadi perdebatan di kalangan fukaha: Apakah kepemilikan selama masa khiyar telah berpindah ke pembeli? Apakah iqalah itu pembatalan akad atau jual beli baru? Apakah zakat wajib pada harta itu sendiri atau pada tanggungan pemiliknya? Apakah qishash untuk pembunuhan sengaja wajib secara mutlak atau ada pilihan tebusan? Apakah kepemilikan murtad hilang karena kemurtadannya? Semua ini diuraikan dengan mempertimbangkan perbedaan pendapat antar mazhab.

Author Biography

  • Eka Wahyu Hestya Budianto

    Penulis bernama lengkap Eka Wahyu Hestya Budianto, Lc., M.Si. Dilahirkan di Jember pada 8 Agustus 1989. Riwayat pendidikan penulis adalah lulusan santri Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, lulus di tahun 2008. Dilanjutkan Sarjana Strata 1/S1 dengan gelar Licence (Lc.), Fakultas Syari’ah wal Qanun, Jurusan Syari’ah Islamiyyah, Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, lulus di tahun 2015. Kemudian Pascasarjana/S2 dengan gelar Master of Sains (M.Si), Fakultas PS-KTTI, Konsentrasi Ekonomi dan Keuangan Syari’ah, Universitas Indonesia (UI), Jakarta, lulus di tahun 2018. 
    Penulis adalah Dosen Tetap PNS, UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, Fakultas Ekonomi, dengan rumpun ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah. Penulis juga menjabat sebagai Direktur Bait Syariah Indonesia dan CEO Afanin Group. Dalam bidang kepenulisan dan organisasi, penulis pernah menjadi anggota kajian Nun Center, kontributor Buletin Informatika ICMI Orsat Kairo (2010-2011), Pemimpin Redaksi Majalah La Tansa IKPM Kairo (2011-2012), Sekretaris dan Majelis Litbang Perpustakaan Mahasiswa Indonesia Kairo PMIK Kairo (2010-2015) & Direktur Baitul Mal wa Tamwil BMT PAKEIS ICMI (2013-2014), Sekretaris Umum IKPM Kairo (2010-2011), Bendahara Umum PPMI Mesir (2012-2013), Sekretaris Wisma Nusantara Kairo (2012-2014). 
    Dalam bidang talaqqi keilmuan, baik ber-mulazamah dalam waktu lama maupun hanya sebentar, beliau banyak belajar dari ulama-ulama dalam dan luar negeri. Saat mondok di Gontor dan kuliah setahun di sana, beliau menimba ilmu dengan para Kyai dan Asatidz, di antaranya: KH. Dr. Abdullah Syukri Zarkasyi, KH. Hasan Abdullah Sahal, Prof. Dr. Amal Fathullah (Rektor UNIDA), Prof. Hamid Fahmi, Ph.D (Direktur INSIST, Birmingham University), H. Syarif Abadi, H. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. (Manchester University), dan lainnya. Sewaktu kuliah di Al-Azhar University, Kairo, Mesir, baik di bangku perkuliahan maupun ruwaq-ruwaq Masjid Jami Al-Azhar, masyayikh yang pernah beliau menimba ilmu dari mereka di antaranya: Ilmu Akidah, Filsafat & Kalam oleh Syeikh Prof. Dr. Ahmad Thayyib, Syeikh Al-Akbar Al-Azhar. Ilmu Alat Lughah ‘Arabiyah oleh Syeikh Prof. Dr. Fathiy Al-Hijaziy. Ilmu Fikih dan Ushul-nya oleh Syeikh Prof. Dr. Ali Jum’ah Muhammad, Prof. Dr. Sa’duddin Al-Hilaliy & Syeikh Hisyam Kamil. Ilmu Hadis dan Ulumul-nya oleh Syeikh Prof. Dr. Nurruddin Al-’Itr, Prof. Dr. Yusri Rusydi Al-Hasaniy & Prof. Dr. Usamah Sayyid Al-Azhariy. 
    Pada saat menempuh pascasarjana di Universitas Indonesia (UI), Jakarta, beliau juga banyak belajar dari dosen-dosen beliau, di antaranya: Prof. Dr. Uswatun Hasanah (Guru Besar UI), Prof. Dr. Amany Lubis (Guru Besar UIN Jakarta), Prof. Dr. Didin Hafidhuddin (Guru Besar UIKA & Pakar Zakat Indonesia), Prof. Dr. Nurul Huda (Guru Besar Ekonomi Syariah), KH. Cholil Nafis, Ph.D. (Ketua MUI Pusat), Hendri Tanjung, Ph.D. (BWI Pusat), Dr. Rizqullah (Komisaris BNI Syariah), Mohamad Soleh Nurzaman, Ph.D (PUSKAS BAZNAS Pusat) dan lainnya. Semoga Allah Ta’ala merahmati dan memberkati mereka semua atas ilmu yang diberikan kepada penulis. Amin Ya Rabbal ‘Alamin. 
    Saat ini, penulis aktif menulis, baik berupa jurnal ilmiah terakreditasi nasional maupun internasional, serta buku-buku ilmiah berkaitan dengan Ekonomi Syariah dan Studi Keislaman lainnya. Untuk berinteraksi dengan penulis, bisa lewat email: ekawahyu682@gmail.com dan nomer HP 082332111640.

References

Abd Al-Hayy bin Al-Imad Al-Hanbali (1089 H), Shadarat Al-Dhahab fi Akhbar Man Dhahab, Tab’ Maktabat Al-Qudsi. Al-Qahirah. 1350 H.

Abd Allah bin Sa’id bin Abbad Al-Lahji Al-Hadrami, 1410 H, Idhah Al-Qawa’id Al-Fikihiyah, Al-Tab’ah Al-Thalithah. Al-Sa’udiyah. Dun Dar Nashr.

Abd Allah bin Yusuf Al-Zayla’i (762 H), Nasb Al-Rayah li Ahadith Al-Hidayah, Al-Tab’ah Al-Ula. Misr. 1357 H/1938 M.

Abd Al-Qadir Al-Qurashi (775 H), Al-Jawahir Al-Mudiyah fi Tarajim Al-Hanafiyah, Tab’ Haidarabad. Al-Hind. 1332 H.

Abd Al-Qadir bin Ahmad Al-ma’ruf bi Ibn Badran (1346 H), Al-Madkhal ila Mazhab Ahmad, Idarat Al-Tiba’ah Al-Muniriyah. Misr. d.t.

Abd Al-Rahman Al-Sabuni, Al-Madkhal li Dirasat Al-Tashri’ Al-Islami, Nashr Jami’at Dimashq. Dimashq. d.t.

Abd Al-Salam Ibrahim Muhammad Al-Husayn, Al-Qawa’id wa Al-Dawabit Al-Fikihiyah li Al-Mu’amalat Al-Maliyah inda Ibn Taymiyah, Jam’ wa Dirasat, Dar Al-Ta’sil. Al-Qahirah. Tab’ah 1 1422 H/2002 M. Risalat Majistir.

Abd Al-Wahhab Al-Baghdadi (422 H) Al-Ishraf ala Masail Al-Khilaf, Matba’at Al-Iradah. Tunis. d.t.

Abd Al-Wahhab Al-Maliki (422 H), Al-Qawa’id Al-Fikihiyah min Khilal Kitab Al-Ishraf, Al-Duktur Muhammad Al-Ruqi. Nashr Dar Al-Buhuth li Al-Dirasat Al-Islamiyah wa Ihya’ Al-Turath Tab’ah 1 Dubai 1424 H/2003 M.

Abi Abd Allah Al-Hakim, Muhammad bin Abd Allah (405 H), Al-Mustadrak ala Al-Sahihayn fi Al-Hadith, Taswir an Tab’at Haidarabad Al-Dakan. Al-Hind. 1335 H.

Abu Abd Allah Muhammad bin Ahmad Al-Ansari Al-Qurtubi (671 H), Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an = Tafsir Al-Qurtubi, Tab’ah Musawwarah an Dar Al-Kutub Al-Misriyah. Al-Qahirah. d.t.

Abu Abd Allah Muhammad bin Isma’il Al-Bukhari (256 H), Sahih Al-Bukhari, Dabtahu wa Sharhahu, Al-Duktur Mustafa Al-Bugha Nashr Dar Al-Qalam, Dimashq. Al-Tab’ah Al-Ula. 1401 H/1981 M.

Abu Abd Allah, Muhammad bin Muhammad bin Ahmad Al-Maqqari (758 H), Al-Qawa’id, Tahqiq Al-Duktur Ahmad bin Abd Allah bin Hamid Nashr Markaz Ihya’ Al-Turath Al-Islami, Jami’at Umm Al-Qura. Makkah Al-Mukarramah. bila Tarikh.

Abu Al-Abbas Ahmad bin Yahya Al-Wansharisi (914 H), Idhah Al-Masalik ila Qawa’id Al-Imam Malik, Tahqiq Ahmad Boutahir Al-Khattabi, Nashr Sunduq Ihya’ Al-Turath Al-Islami, Al-Ribat. 1400 H/1980 M.

Abu Al-Baqa’ Al-Kafawi, Ayyub bin Musa Al-Husayni (1094 H/1684 M), Al-Kulliyat, Nashr Wizarat Al-Thaqafah Dimashq. 1981 M.

Abu Al-Hasan Ali bin Muhammad bin Habib Al-Mawardi (450 H), Al-Hawi Al-Kabir, Tahqiq Adad min Al-Asatidhah, Tab’ Dar Al-Fikr. Beirut 1414 H/1994 M.

Abu Al-Hasanat Muhammad bin Abd Al-Hayy Al-Laknawi (farigh minhu sanat 1292 H), Al-Fawa’id Al-Bahiyah fi Tarajim Al-Hanafiyah, Taswir Dar Al-Ma’rifah. Beirut. d.t.

Abu Al-Qasim Al-Husayn bin Muhammad Al-ma’ruf bi Al-Raghib Al-Asbahani (502 H), Al-Mufradat fi Gharib Al-Qur’an, Matba’at Mustafa Al-Babi Al-Halabi. Al-Qahirah. 1381 H/1961 M.

Abu Isa Muhammad bin Isa bin Surah Al-Tirmidhi (279 H), Sunan Al-Tirmidhi = Al-Jami’, ma’ Sharhihi Tuhfat Al-Ahwadhi li Al-Mubarakfuri (1353 H) Matba’at Al-Madani. Al-Qahirah. Tab’ah 2. 1383 H/1963 M.

Abu Ishaq Ibrahim bin Ali Al-Shirazi (476 H), Al-Muhadhdhab fi Fikih Al-Shafi’i, Tahqiq Al-Duktur Muhammad Al-Zuhayli, Dar Al-Qalam. Dimashq. 1412 H/1992 M.

Abu Ishaq Ibrahim bin Ali Al-Shirazi (476 H), Tabaqat Al-Fuqaha’, Tab’ Dar Al-Turath Al-Arabi. Beirut. 1970 M.

Abu Muhammad Abd Allah bin Abd Al-Rahman bin Al-Fadl Al-Darimi (255 H), Sunan Al-Darimi, Tahqiq Muhammad Ahmad Dahman Tab’ Dar Ihya’ Al-Sunnah Al-Nabawiyah. Al-Qahirah, d.t.

Abu Zakariya Muhyi Al-Din Yahya bin Sharaf Al-Nawawi (676 H), Tahdhib Al-Asma’ wa Al-Lughat, Taswir an Tab’at Idarat Al-Tiba’ah Al-Muniriyah. Beirut. d.t.

Ahmad bin Al-Husayn Al-Bayhaqi (458 H), Sunan Al-Bayhaqi, Al-Sunan Al-Kubra. Taswir an Al-Tab’ah Al-Ula Haidarabad Al-Dakan. Al-Hind. 1355 H.

Ahmad bin Ali bin Hajar Al-Asqalani (852 H), Fath Al-Bari Sharh Sahih Al-Bukhari, Al-Matba’ah Al-Khayriyah. Al-Tab’ah Al-Ula. 1329 H, wa Tab’at Ukhra.

Ahmad bin Hajar Al-Asqalani (852 H), Al-Durar Al-Kaminah fi A’yan Al-Mi’ah Al-Thaminah, Matba’at Al-Madani Al-Qahirah. 1387 H/1967 M.

Ahmad bin Hajar Al-Asqalani (852 H), Al-Talkhis Al-Habir fi Takhrij Ahadith Al-Rafi’i Al-Kabir, Nashr Shirkah Al-Tiba’ah Al-Fanniyah Al-Muttahidah. Al-Qahirah. wa Abd Allah Hashim Al-Yamani. Al-Madinah Al-Munawwarah. 384 H/1964 M.

Ahmad bin Hanbal Al-Shaybani (242 H), Musnad Al-Imam Ahmad, Taswir Al-Maktab Al-Islami bi Dimashq an Al-Matba’ah Al-Maymaniyah bi Al-Qahirah. 1313 H.

Ahmad bin Muhammad Al-Zarqa (1357 H/1938 M), Sharh Al-Qawa’id Al-Fikihiyah, Dar Al-Qalam. Dimashq. Tab’ah 1. 1414 H/1993 M.

Ahmad bin Muhammad bin Ali Al-Misri Al-Fayyumi (770 H), Al-Misbah Al-Munir, Al-Matba’ah Al-Amiriyah. Al-Qahirah. Tab’ah 6 1926 M.

Ahmad bin Muhammad bin Ibrahim bin Khallikan (681 H), Wafayat Al-A’yan, Matba’at Al-Sa’adah. Al-Qahirah. Tab’ah 1. 1368 H/1948 M.

Ahmad bin Shu’ayb Al-Nasa’i (303 H), Sunan Al-Nasa’i, Matba’at Mustafa Al-Babi Al-Halabi. Al-Qahirah. Al-Tab’ah Al-Ula, 1383 H/1964 M.

Ali Ahmad Al-Nadwi, Jamharat Al-Qawa’id Al-Fikihiyah fi Al-Mu’amalat Al-Maliyah, Nashr Shirkah Al-Rajhi Al-Masrafiyah li Al-Istithmar. Al-Riyadh. Tab’ah 1. 1421 H/2000 M.

Ali bin Muhammad Al-Sharif Al-Jurjani Al-Hanafi (816 H), Al-Ta’rifat, Tab’at Mustafa Al-Babi Al-Halabi. Al-Qahirah, 1357 H/1938 M.

Ali Haydar Ta’rib Al-Muhama Fahmi Al-Husayni, Durar Al-Hukkam Sharh Majallat Al-Ahkam, Tab’ Dar Al-Jil. Beirut 1411 H/1991 M.

Al-Marghinani (593 H), li Al-Kamal bin Al-Humam (861 H), Fath Al-Qadir Sharh Al-Hidayah, Matba’at Al-Maktabah Al-Tijariyah Misr 1356 H, wa bi Hamihi Al-Inayah Sharh Al-Hidayah, Muhammad bin Muhammad Al-Babarti (786 H) wa Hashiyat Sa’d Allah bin Isa Al-Jalabi (945 H).

Al-Wansharisi (914 H), Tatbiqat Qawa’id Al-Fikih inda Al-Malikiyah min Khilal Idhah Al-Masalik, wa Sharh Al-Manhaj Al-Muntakhab li Al-Manjur (975 H), I’dad Al-Duktur Al-Sadiq bin Abd Al-Rahman Al-Ghiryani, Nashr Dar Al-Buhuth wa Al-Dirasat Al-Islamiyah wa Ihya’ Al-Turath, Dubai. Tab’ah 1. 1423 H. 2002 M.

Badr Al-Din Muhammad bin Bahadur Al-Zarkashi (794 H), Al-Manthur fi Al-Qawa’id, Haqqahu Al-Duktur Taysir Fa’iq Ahmad Mahmud, Nashr Wizarat Al-Awqaf. Al-Kuwait. Tab’ah 2. 1405 H/1985 M.

Ibn Rajab Abd Al-Rahman bin Ahmad bin Rajab Al-Hanbali (795 H), Taqrir Al-Qawa’id wa Tahrir Al-Fawa’id = Al-Qawa’id li wa bi Akhirihi Fihrist Taqrir, Al-Qawa’id wa Tahrir Al-Fawa’id li Abi Al-Faraj Nasr Al-Din Al-Baghdadi (kutibat 1086 H) Tahqiq Abi Ubaidah Mashhur bin Hasan Al Salman Dar Ibn Affan. Al-Khobar. Al-Sa’udiyah. Tab’ah 1. 1419 H/1998 M.

Isma’il bin Muhammad Al-Ajluni (1162 H), Kashf Al-Khafa wa Muzil Al-Ilbas, Tab’ Maktabat Al-Turath Al-Islami. Halab. Suriyah. d.t.

Izz Al-Din Abd Al-Aziz bin Abd Al-Salam (660 H), Qawa’id Al-Ahkam, Taswir Dar Al-Ma’rifah. Beirut. an Tab’at Al-Maktabah Al-Tijariyah Al-Kubra. Al-Qahirah. d.t.

Izzat Ubayd Al-Da’as, Al-Qawa’id Al-Fikihiyah, Manshurat Maktabat Al-Ghazali. Hamat. Suriyah. Tab’ah 2. d.t.

Jalal Al-Din Abd Al-Rahman Al-Suyuti (911 H), Al-Ashbah wa Al-Nazair fi Al-Nahw, Tab’ Shirkah Al-Tiba’ah Al-Fanniyah. Al-Qahirah. 1395 H/1975 M.

Jalal Al-Din Abd Al-Rahman Al-Suyuti (911 H), Al-Ashbah wa Al-Nazair fi Furu’ Fikih Al-Shafi’iyah, Matba’at Isa Al-Babi Al-Halabi. Al-Qahirah. d.t. + Matba’at Mustafa Al-Babi Al-Halabi. Al-Qahirah. 1387 H/1959 M.

Jalal Al-Din Abd Al-Rahman Al-Suyuti (911 H), Bughyat Al-Wu’at fi Tabaqat Al-Nahwiyyin wa Al-Nuhat, Tab’ Isa Al-Babi Al-Halabi. Al-Qahirah. 1384 H/1965 M.

Jalal Al-Din Abd Al-Rahman Al-Suyuti (911 H), Husn Al-Muhadarah fi Tarikh Misr wa Al-Qahirah, Tab’ Dar Al-Kutub Al-Arabiyah. Al-Qahirah. Tab’ah 1. 1387 H/1967 M.

Jamal Al-Din Abd Al-Rahim bin Al-Hasan Al-Asnawi (772 H), Tabaqat Al-Shafi’iyah, Dar Al-Ulum li Al-Tiba’ah wa Al-Nashr. Al-Riyadh. 1401 H/1981 M.

Khair Al-Din Al-Zirikli, Al-A’lam, Al-Tab’ah Al-Thalithah. Beirut. 1389 H/1969 M. Dun Dar Nashr.

Khalil bin Kaykaldi Al-Ala’i Al-Shafi’i (761 H), Al-Majmu’ Al-Mudhahhab fi Qawa’id Al-Mazhab, Tahqiq Al-Duktur Muhammad Abd Al-Ghaffar Al-Sharif Nashr Wizarat Al-Awqaf. Al-Kuwait. 1414 H/1994 M.

Mahmud bin Ahmad Al-Zanjani (656 H), Takhrij Al-Furu’ ala Al-Usul, Tahqiq Al-Duktur Muhammad Adib Salih, Tab’at Jami’at Dimashq. Dimashq, 1382 H/1962 M.

Mansur bin Yunus Al-Bahuti (1051 H), Al-Rawd Al-Murbi’ Sharh Zad Al-Mustaqni’, Mu’assasat Al-Risalah, Beirut. Tab’ah 1. 1424 H/2003 M.

Muhammad Al-Shirbini Al-Khatib (977 H), Mughni Al-Muhtaj, Matba’at Mustafa Al-Babi Al-Halabi. Al-Qahirah. 1377 H/1958 M.

Muhammad A’la bin Ali Al-Thanawi (1158 H), Kashshaf Istilahat Al-Funun, Taswir an Maktabat Kolkata. Al-Hind. 1862 H.

Muhammad Al-Zuhayli Nashr, Wasail Al-Ithbat fi Al-Shari’ah Al-Islamiyah, Maktabat Dar Al-Bayan. Dimashq. Tab’ah 1. 1414 H/1994 M.

Muhammad Al-Zuhayli, Al-Izz bin Abd Al-Salam, Dar Al-Qalam. Dimashq. Tab’ah 1. 1412 H/1992 M.

Muhammad Al-Zuhayli, Al-Juwayni, Dar Al-Qalam. Dimashq. Al-Tab’ah Al-Thaniyah. 1412 H/1992 M.

Muhammad Al-Zuhayli, Al-Nazariyat Al-Fikihiyah, Tab’ Dar Al-Qalam. Dimashq, Tab’ah 1. 1414 H/1993 M.

Muhammad Al-Zuhayli. Al-Qawa’id Al-Fikihiyah ala Al-Mazhab, Majlis Al-Nashr Al-Ilmi Jami’at Al-Kuwait. Tab’ah 1. 1999 M.

Muhammad Al-Zuhayli, Turuq Tadris Al-Tarbiyah Al-Islamiyah, Dar Al-Ma’arif li Al-Tiba’ah Dimashq. Tab’ah 1. 1410 H/1990 M.

Muhammad Bashir Al-Shaqfah, Al-Fikih Al-Maliki fi Thawbihi Al-Jadid, Dar Al-Qalam. Dimashq. Juz 1, Tab’ah 1, 1416 H/1999 M.

Muhammad bin Ahmad bin Uthman Al-Dhahabi (748 H), Siyar A’lam Al-Nubala’, Mu’assasat Al-Risalah. Beirut. Tab’ah 4. 1406 H/1986 M.

Muhammad bin Ahmad Ibn Al-Najjar Al-Futuhi Al-Hanbali (972 H) Sharh Al-Kawkab Al-Munir fi Usul Al-Fikih, t. Al-Duktur Muhammad Al-Zuhayli wa Al-Duktur Nazih Hammad, Matba’at Al-Ubaykan. Al-Riyadh. Al-Tab’ah Al-Thaniyah 1413 H/1993 M.

Muhammad bin Al-Hasan Al-Hajwi Al-Fasi, Al-Fikr Al-Sami fi Tarikh Al-Fikih Al-Islami, Matba’at Idarat Al-Ma’arif. Al-Ribat. 1340 H, wa Fas 1345 H.

Muhammad bin Ali bin Muhammad Al-Shawkani (1250 H), Nayl Al-Awtar, Matba’at Mustafa Al-Babi Al-Halabi. Al-Qahirah Tab’ah Akhirah. 1380 H/1960 M.

Muhammad bin Isa bin Surah (279 H), Jami’ Al-Tirmidhi ma’a Tuhfat Al-Ahwadhi li Al-Mubarakfuri (1353 H), Matba’at Al-Madani. Al-Qahirah. Tab’ah 2. 1383 H/1963 M.

Muhammad bin Muhammad bin Makhluf, Shajarat Al-Nur Al-Zakiyah fi Tabaqat Al-Malikiyah, Taswir an Al-Tab’ah Al-Ula. 1349 H bi Al-Matba’ah Al-Salafiyah. Nashr Dar Al-Kitab Al-Arabi. Beirut. d.t.

Muhammad bin Yazid Al-Qazwini (273 H), Sunan Ibn Majah, Matba’at Isa Al-Babi Al-Halabi. Al-Qahirah. Al-Tab’ah Al-Ula. 1372 H/1952 M.

Muhammad Fathi Al-Durayni, Al-Nazariyat Al-Fikihiyah, Nashr Jami’at Dimashq, Dimashq. 1401 H/1980 M.

Muhammad Mustafa Al-Zuhayli, Al-Qawa’id Al-Fikihiyah Bahth fi Majallat Al-Bahth Al-Ilmi wa Al-Turath Al-Islami. Kulliyat Al-Shari’ah wa Al-Dirasat Al-Islamiyah. Jami’at Umm Al-Qura. Makkah Al-Mukarramah. Al-Adad Al-Khamis. 1402 H/1982 M.

Muhammad Rawwas Qal’ah Ji, Al-Mawsu’ah Al-Fikihiyah Al-Muyassarah, Dar Al-Nafa’is, Beirut. Tab’ah 1. 1421 H/2000 M.

Muhammad Siddiq bin Ahmad Al-Burnu, Abu Al-Harith Al-Ghazzi, Mawsu’at Al-Qawa’id Al-Fikihiyah, Tab’ Maktabat Al-Tawbah. Al-Riyadh. Tab’ah 2. 1418 H/1998 M.

Muhammad Zahid Al-Kawthari, Maqalat Al-Kawthari, Tab’ Maktabat Al-Turath. Halab, d.t.

Mustafa Ahmad Al-Zarqa, Al-Madkhal Al-Fikihi Al-‘Amm, Matabi’ Alf Ba’ Al-Adib. Dimashq. 1387 H/1968 M.

Mustafa Al-Shalabi, Al-Madkhal fi Al-Ta’rif fi Al-Fikih Al-Islami, Matba’at Dar Al-Ta’lif Misr 1379 H/1959 M.

Mustafa bin Abd Allah, Mulla Jalabi Haji Khalifah, Kashf Al-Zunun an Asami Al-Kutub wa Al-Funun, Tab’at Istanbul. Tab’ah 1. Sanat 1310 H.

Muslim bin Al-Hajjaj Al-Naysaburi (261 H), Sahih Muslim, bi Sharh Al-Nawawi (676), Al-Matba’ah Al-Misriyah wa Maktabatiha, Al-Qahirah. Al-Tab’ah Al-Ula. 1349 H/1930 M.

Nur Al-Din Ali bin Abi Bakr Al-Haythami (807 H), Majma’ Al-Zawa’id wa Manba’ Al-Fawa’id, Matba’at Al-Qudsi. Al-Qahirah. 1352 H.

Sa’d Al-Din Dadash, Majallat Jami’at Al-Amir Abd Al-Qadir li Al-Ulum Al-Islamiyah, Bahth, Al-Adad Al-Sadis. Safar 1420 H Jun (Haziran) = (Yunyu) 1999 M. Qusanatinah. Al-Jazair.

Salih bin Ghanim Al-Sadlan, Al-Qawa’id Al-Fikihiyah Al-Kubra wa Ma Tafarra’a Anha, Dar Balansiyah. Al-Riyadh. Tab’ah 2. 1420 H/1999 M.

Salim Rustam Baz Al-Lubnani, Sharh Al-Majallah, Taswir Al-Tab’ah Al-Thalithah. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah. Beirut. Lubnan. d.t.

Shams Al-Din Abu Abd Allah Muhammad bin Abi Bakr Al-ma’ruf bi Ibn Qayyim Al-Jawziyah (751 H), A’lam Al-Muwaqqi’in, Maktabat Al-Kulliyat Al-Azhariyah. Al-Qahirah. 1388 H/1968 M.

Shihab Al-Din Ahmad bin Idris Al-Sanhaaji Al-Qarafi Al-Maliki (684 H), Al-Furuq, Matba’at Ihya’ Al-Kutub Al-Arabiyah. Misr. 1345 H.

Sulayman bin Al-Ash’ath Al-Sijistani (275 H), Sunan Abi Dawud, Matba’at Mustafa Al-Babi Al-Halabi. Al-Qahirah. Al-Tab’ah Al-Ula. 1371 H/1952 M.

Taj Al-Din Abd Al-Wahhab bin Ali Al-Subki (771 H), Tabaqat Al-Shafi’iyah Al-Kubra, t. Al-Hilw wa Al-Tannahi, Tab’ Mustafa Al-Babi Al-Halabi. Al-Qahirah. 1383 H/1964 M.

Ubayd Allah bin Umar Al-Dabbusi Al-Hanafi (430 H), Ta’sis Al-Nazar, Matba’at Al-Imam, Nashr Zakariya Ali Yusuf Al-Qahirah d.t.

Ya’qub bin Abd Al-Wahhab Al-Bahusin, Al-Qawa’id Al-Fikihiyah, Tab’ Maktabat Al-Rushd wa Shirkah Al-Riyadh. Al-Riyadh. Tab’ah 1. 1418 H/1998 M.

Yahya bin Sharaf Al-Nawawi (676 H), Al-Majmu’ Sharh Al-Muhadhdhab, Tab’ Maktabat Al-Irshad. Jeddah. Al-Sa’udiyah. d.t.

Yusuf Assaf (1938 M), Mir’at Al-Majallah, Al-Matba’ah Al-Umumiyah. Misr. 1894 M.

Yusuf bin Abd Al-Hadi Al-Dimashqi Al-Hanbali, Jamal Al-Din (909 H), Al-Qawa’id Al-Kulliyah wa Al-Dawabit Al-Fikihiyah, Tahqiq Jasim bin Sulayman Fuhaid Al-Dawsari. Dar Al-Basha’ir Al-Islamiyah. Beirut. Tab’ah 1. 1415 H/1994 M.

Zain Al-Din Abu Al-Faraj Abd Al-Rahman bin Ahmad, Al-ma’ruf bi Ibn Rajab Al-Hanbali (795 H), Dhayl Tabaqat Al-Hanabilah, Matba’at Al-Sunnah Al-Muhammadiyah. Al-Qahirah. 1372 H/1952 M.

Zain Al-Din Abu Al-Faraj Abd Al-Rahman bin Ahmad, Al-ma’ruf bi Ibn Rajab Al-Hanbali (795 H), Jami’ Al-Ulum wa Al-Hikam, Matba’at Mustafa Al-Babi Al-Halabi, Al-Qahirah. Tab’ah 3. 1382 H/1962 M.

Zain Al-Din bin Ibrahim Al-Ma’ruf bi Ibn Nujaym Al-Hanafi (970 H), Al-Ashbah wa Al-Nazair, wa bi hashitatihi (Nuzhat Al-Nawazir) li Muhammad Amin bin Umar, Al-ma’ruf bi Ibn Abidin (1252 H). Dar Al-Fikr. Dimashq. Tab’ah. 1403 H/1983 M.

Downloads

Published

2026-01-01